Penemuan Astronomi: Cakera Bintang di Luar Bima Sakti
Satu penemuan astronomi yang revolusioner telah dilakukan: ahli astronomi telah mengamati cakera berputar bintang baru yang baru lahir di sebuah galaksi di luar Bima Sakti untuk pertama kalinya. Bintang ini jauh lebih besar dan bercahaya daripada matahari kita, terletak di Awan Magellan Besar, sebuah galaksi terdekat. Bintang ini, yang terus tumbuh dengan mengakresi bahan dari cakera di sekitarnya, diperkirakan memiliki massa 10 hingga 20 kali lebih besar daripada matahari dan mungkin 10,000 kali lebih bercahaya.
Cakera yang diamati ini sangat besar, dengan diameter sekitar 12,000 kali jarak dari Bumi ke matahari. Ini kira-kira sepuluh kali lebih besar daripada cakera yang mengelilingi matahari ketika itu terbentuk sekitar 4.5 miliar tahun yang lalu. Selain itu, bintang ini berjarak sekitar 160,000 tahun cahaya dari Bumi dan sedang memancarkan aliran bahan yang signifikan ke ruang angkasa. Penemuan ini sangat menggembirakan karena, sebelum ini, cakera akresi circumstellar hanya pernah diamati di dalam galaksi Bima Sakti kita. Kemampuan untuk mengamati cakera-cakera ini di galaksi lain, dimungkinkan oleh kemajuan teknologi seperti teleskop Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chile, sangat penting untuk memahami bagaimana bintang-bintang terbentuk dalam berbagai lingkungan. Awan Magellan Besar, dengan kondisi galaksi uniknya seperti jumlah debu yang lebih sedikit dan unsur logam yang lebih sedikit daripada Bima Sakti, memberikan pandangan yang tidak terhalang terhadap bintang tersebut, sebuah hal yang jarang terjadi karena sebagian besar bintang dengan massa serupa di Bima Sakti terhalang oleh gas dan debu tempat mereka terbentuk. Pembentukan bintang ber-massa tinggi seperti ini telah membingungkan para ahli astronomi selama beberapa dekade. Memahami proses pembentukannya dalam kondisi fisik yang berbeda sangat penting bagi bidang ini. Namun, kemungkinan pembentukan planet dalam cakera yang diamati dianggap rendah karena lingkungan yang tidak bersahabat dari bintang-bintang dengan radiasi kuat. Stabilitas cakera yang diamati juga menimbulkan pertanyaan menarik tentang pembentukan dan siklus kehidupan bintang-bintang massif dibandingkan dengan matahari kita yang kurang massif. Astronom Anna McLeod menyatakan optimisme tentang mendeteksi lebih banyak cakera circumstellar di Awan Magellan Besar dan mungkin di Awan Magellan Kecil. Setiap penemuan diharapkan akan memberikan lebih banyak wawasan tentang pembentukan bintang dalam berbagai kondisi dan lingkungan galaksi. Source : Reuters (Reporting by Will Dunham)
0 Comments
Leave a Reply. |
AuthorKumpulan berita industri Archives
December 2023
Categories |

RSS Feed